Elektabilitas Paslon Berubah 5 Hari Jelang Pencoblosan? Inilah Hasil Survei Capres 2024 Terbaru

TRIBUNKALTIM.CO – Inilah survei capres terbaru 2024 IPI dan 5 lembaga lainnya, elektabilitas paslon 5 hari jelang pemungutan suara.

Pemungutan suara akan segera dilaksanakan pada 14 Februari 2024 mendatang.

Siapa yang akan memenangkan kontestasi Pilpres 2024 ini?

Apakah Anies-Muhaimin, Prabowo-Gibran, atau ganjar-Mahfud MD?

Baca juga: Beredar Hasil Pemungutan Suara Pilpres 2024 di Luar Negeri, Capres Terkuat Menang Telak, Respon KPU

Baca juga: Hasil Survei di Jakarta, Jatim, Jateng dan Jabar, Terjawab Capres Terkuat 5 Hari Menuju Pencoblosan

Baca juga: Hasil Polling Najwa Shihab dan ILC, Calon Pemenang Pilpres 2024 Beda dengan Hasil Survei Capres

Lalu, seperti apakah elektabilitas masing-masing pasangan calon (paslon) menjelang hari pencoblosan tersebut?

Dari hasil survei terbaru Indikator Politik Indonesia, elektabilitas tertinggi dimiliki oleh capres-cawapres paslon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Kemudian, Prabowo-Gibran disusul oleh paslon nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan paslon nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Berikut hasil survei selengkapnya dari Indikator Politik Indonesia yang dirilis hari ini, Jumat (9/2/2024) melalui YouTube Indikator Politik Indonesia:

Prabowo-Gibran: 51,8 persen
Anies-Cak Imin: 24,1 persen
Ganjar-Mahfud: 19,6 persen
Sementara itu, responden yang belum menentukan pilihan ada sebanyak 4,5 persen.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, mengatakan hasil survei di atas dapat membuka peluang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 berlangsung satu putaran.

Ini lantaran tren elektabilitas Prabowo-Gibran terus menunjukkan kenaikan dan keterpilihannya saat ini sudah di atas 50 persen.

“Jadi, kalau sebelumnya mungkin probabilitas satu putaran fifty-fifty, sekarang meningkat lagi,” kata Burhanuddin, Jumat.

Hasil polling Najwa Shihab dan ILC, calon pemenang Pilpres 2024 beda dengan hasil survei capres 2024. (YouTube/TVRI)

Kendati demikian, Burhanuddin tetap mengingatkan bahwa survei ini memiliki margin of error sekitar 2,9 persen.

Oleh karena itu, elektabilitas Prabowo-Gibran secara riil bisa saja masih di bawah 50 persen.

“Tetap masih ada peluang buat terjadinya 2 putaran meskipun peluang dua putaran itu menipis seiring dengan peningkatan suara Pak Prabowo,” ujarnya.

 

Updated: Februari 9, 2024 — 3:58 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *